Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu RI Gandeng Justitia Training Center dalam Pelatihan dan Sertifikasi Mediator

Bawaslu RI Gandeng Justitia Training Center dalam Pelatihan dan Sertifikasi Mediator

Keterangan Gambar: Anggota Bawaslu Sulsel Alamsyah saat mengikuti pelatihan dan sertifikasi mediator yang digelar Bawaslu RI bekerjasama dengan Justitia Training Center, Senin (21/8/2023)

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) kembali mempercayakan Justitia Training Center untuk menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Mediator.

Adapun kegiatan terbagi atas 2 (dua) batch, yakni batch kedua (Angkatan XLII) yang terlaksana pada 21-24 Agustus dan batch ketiga (Angkatan XLIII) terlaksana pada 22-25 Agustus 2023 di Hotel Grand Boutique, Jakarta.

Pada batch kedua, kegiatan diikuti oleh 48 komisioner Bawaslu yang berasal dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia.

“Mungkin bagi sebagian Bapak/Ibu peserta, ini merupakan perjumpaan pertama Bapak/Ibu dengan kami (Justitia Training Center). Kendati demikian, sejatinya, kerja sama antara Justitia dan Bawaslu sudah terjalin sejak 3-4 tahun yang lalu,” ujar Andriansyah Tiawarman K (Presiden Direktur Justitia Training Center) dalam sambutannya pada batch kedua.

Hal ini, menurut Andrian selaras dengan mars Bawaslu yang menyatakan Bawaslu sebagai lembaga yang “jujur, adil, mandiri, menjaga integritas tinggi” dan juga sesuai amanat Perbawaslu Nomor 9 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu.

“Bawaslu RI terus berupaya untuk mempersiapkan anggotanya sebagai ujung tombak Pemilu terlebih dalam menghadapi Pemilu serentak di tahun 2024, salah satunya ialah dengan menggandeng Justitia Training Center untuk menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Mediator serta Adjudikator,” lanjut Andrian.

Hal serupa disampaikan oleh Ibrahim Malik Tandjung (Kepala Pusat Penelitian Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu RI). Menurutnya, kegiatan memiliki urgensi tinggi karena sangat dibutuhkan oleh jajaran Bawaslu, khususnya komisioner.

“Tahapan Pemilu sudah dimulai dan tidak menutup kemungkinan munculnya banyak sengketa proses di setiap provinsi. Untuk itu sangat diperlukan pelatihan mediasi untuk menambah pengetahuan, pengalaman, juga sebagai ajang silaturahmi Bapak/Ibu sekalian,” lanjut Ibrahim.

Pada penghujung kegiatan, para peserta diuji kompetensinya melalui ujian tertulis, praktik simulasi mediasi, serta uji sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP Justitia).

Diketahui, LSP Justitia telah terlisensi oleh BNSP. Selain itu, Justitia Training Center juga telah memperoleh akreditasi dari Mahkamah Agung sebagai penyelenggara Pelatihan dan Sertifikasi Mediator.
Adapun narasumber yang dihadirkan pada Pelatihan dan Sertifikasi Mediator batch pertama tersebut antara lain:
• Prof. Dr. Faisal Santiago, S.H., M.M. (Direktur Pasca Sarjana Universitas Borobudur)
• Prof. Hikmahanto Juwana., S.H., LL.M. (Guru Besar Universitas Indonesia);
• Dr. H. Edi Hudiata, Lc., M.H. (Asisten Wakil Ketua Mahkamah Agung RI bidang Non Yudisial);
• Ismu Bahaiduri, S.H., M.H. (Hakim Yustisial Mahkamah Agung RI Kamar Perdata);
• Hyang Ismalya Mihardja, S.H., MBA. (Mediator berpengalaman sejak 2005/Pengajar dan Pelatih Mediator di Ombudsman RI);
• Andriansyah Tiawarman K.,S.H., M.H., (Trainer Mahkamah Agung/Presiden Direktur Justitia Training Center); serta
• Dhea Yulia Maharani, S.H. (Trainer Mahkamah Agung/Direktur Pelatihan dan Sertifikasi Justitia Training Center).

Para narasumber bersepakat bahwasanya kegiatan penting untuk dilakukan, mengingat tugas dan fungsi Bawaslu RI salah satunya adalah menangani sengketa proses yang timbul. Terlebih, hampir semua lini profesi telah mengutamakan perdamaian dan mengusahakan penyelesaian secara kekeluargaan agar tercipta penyelesaian perkara yang humanis.

Justitia Training Center dan Bawaslu RI juga menuai apresiasi tinggi dari para narasumber serta Mahkamah Agung, karena mempersiapkan anggota Bawaslu untuk melaksanakan tugas dengan baik dan menciptakan Pemilu berkualitas.

Dhea Yulia Maharani (Direktur Pelatihan dan Sertifikasi Justitia Training Center) menuturkan rasa terima kasihnya kepada Bawaslu RI yang telah mempercayakan pelatihan hukum berkelanjutannya kepada Justitia Training Center.

“Terima kasih telah mempercayakan pelatihan hukum berkelanjutan Bapak/Ibu bersama Justitia Training Center. Bapak/Ibu kini telah berhak menerima Kartu Tanda Mediator (KTA), sertifikat mediator yang telah terakreditasi Mahkamah Agung, dan sertifikat kompetensi yang terlisensi BNSP pada skema mediator,” ujar Dhea.

Dhea juga menjelaskan, dengan telah dinyatakan lul/uploadsgai mediator, maka nama-nama peserta juga akan tercantum di list mediator Justitia yang dapat diakses melalui justitiatraining.co.id/mediator-justitia

/uploads

Dengan ditutupnya kegiatan ini, diharapkan tali silaturahmi akan terus terjalin. Justitia Training Center juga terus berupaya untuk melahirkan para mediator unggul dan kompeten di indonesia.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle