Lompat ke isi utama

Berita

Rakor Pengawasan Partisipatif, Panwaslu Ajak Masyarakat Terlibat Dalam Partisipasi Pengawasan Pemilu

Rakor Pengawasan Partisipatif, Panwaslu Ajak Masyarakat Terlibat Dalam Partisipasi Pengawasan Pemilu
[et_pb_section][et_pb_row][et_pb_column type="4_4"][et_pb_text]

Jeneponto, Badan Pengawas Pemilu - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Jeneponto menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Partisipatif Lingkup Kabupaten Jeneponto di The Premier Cafe Resto & Resort Jl. Sungai Kelara, Kab. Jeneponto pada hari Jumat (25/05) pukul 16.00 WITA.

Rakor ini bertujuan mewujudkan penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas. Dipandu langsung oleh aktivis pemuda Jeneponto, Khaerullah Odji, dan di hadiri Pimpinan Bawaslu Sulsel, Azry Yusuf SH., MH, serta Ketua dan Anggota Panwaslu Jeneponto.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Camat, Ketua Organisasi Masyarakat dan Organisasi Pemuda, Pimpinan Perguruan Tinggi, dan Ketua Osis SMA/SMK/MA se-Kabupaten Jeneponto.

Pada kesempatan tersebut, Anggota Bawaslu Sulsel Azry Yusuf, SH., MH, menjelaskan Panwaslu sebagai lembaga yang mempunyai mandat untuk mengawasi proses Pemilu di daerah. Panwaslu membutuhkan dukungan banyak pihak dalam aktifitas pengawasan. Salah satunya adalah mengajak segenap kelompok masyarakat untuk terlibat dalam partisipasi pengawasan setiap tahapannya.

"Keterlibatan masyarakat dalam pengawalan suara tidak sekadar datang dan memilih. Tetapi juga melakukan pengawasan atas potensi adanya kecurangan yang terjadi, serta melaporkan kecurangan tersebut kepada Panwaslu sebagai lembaga yang bertugas mengawasi proses Pemilihan. Dan menindaklanjuti dugaan pelanggaran Pemilu," jelas Azry Yusuf.

Masyarakat menjadi subyek dalam proses Pemilihan, baik pemilihan Gubernur, Bupati maupun pemilihan umum. Pengawasan partisipatif yang dilakukan untuk memujudkan warga negara yang aktif dalam mengikuti perkembangan pembangunan demokrasi, Pengawasan juga menjadi sarana pembelajaran politik yang baik bagi masyarakat pemilih.

"Bagi masyarakat, dengan terlibat dalam pengawasan Pemilu secara langsung, mereka dapat mengikuti dinamika politik yang terjadi. Secara tidak langsung belajar tentang penyelenggaraan Pemilu dan semua proses yang berlangsung. Bagi penyelenggara Pemilu, kehadiran pengawasan masyarakat yang massif secara psikologis akan mengawal dan mengingatkan mereka untuk senantiasa berhati-hati. Jujur dan adil dalam menyelenggarakan Pemilu," ungkapnya.

Ketua Panwaslu Jeneponto, Saiful menyampaikan, rakor tersebut dilaksanakan untuk mengajak masyarakat terlibat aktif mengawas Pilkada Jeneponto.

"Kegiatan yang kita lakukan hari ini dalam rangka untuk mendorong masyarakat untuk terlibat aktif melakukan pengawasan setiap tahapan pemilu. Kalau masyarakat selama ini menjadi objek yang diawasi, itu sudah harus diubah pola pikirnya, masyarakat yang aktif membantu pengawas pemilu dalam memberikan informasi-informasi yang diluar jangkauan pengawas pemilihan," jelas Saiful.

Menurutnya, Pengawasan partisipatif dari masayarakat penting dalam rangka untuk memberikan jaminan kualitas pemilihan yang jujur dan adil serta bebas dari kecurangan.

"Selain itu kegiatan ini juga dilakukan untuk memberikan informasi kepada masy/uploadsl pengawasan partisipatif dan informasi lainnya. Untuk mendorong lahirnya pemilihan dan pemilu yang berbudaya dan berintegritas di Kabupaten Jeneponto," ujarnya.

/uploads /uploads [/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle