Andarias Duma Tekankan Peran Kaum Muda Hadapi Tantangan Demokrasi di Jeneponto
|
Makassar, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Andarias Duma, menghadiri peringatan Dies Natalis ke-72 Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang dirangkaikan dengan pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Kabupaten Jeneponto pada Rabu (15/4). Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto ini mengusung tema "Peran Kaum Muda dan Tantangan Demokrasi dalam Mewujudkan Kedaulatan Rakyat (Perspektif Bawaslu dan Spirit GMNI)".
Hadir sebagai narasumber utama, Andarias Duma yang menjabat sebagai Koordinator Divisi Hukum dan Diklat Bawaslu Sulsel, memberikan pemaparan mendalam mengenai dinamika demokrasi saat ini. Ia menegaskan bahwa demokrasi tengah menghadapi tantangan serius, mulai dari persoalan integritas dalam proses politik hingga kesenjangan keadilan ekonomi yang belum merata.
Dalam materinya, Ia menekankan bahwa peran generasi muda sangat krusial untuk memastikan demokrasi tidak sekadar berjalan secara prosedural, tetapi juga substantif. "Ketika demokrasi dikawal dengan integritas dan diarahkan untuk keadilan ekonomi, maka di situlah kedaulatan rakyat benar-benar hidup dan kaum Marhaen menemukan harapannya," ujar Andarias.
Lebih lanjut, Andarias Duma menjelaskan bahwa keterlibatan aktif kaum muda adalah kunci untuk mewujudkan janji-janji demokrasi. Ia mendorong para kader GMNI dan mahasiswa untuk menjadi pengawas sosial sekaligus agen perubahan yang progresif. "Demokrasi tanpa keadilan ekonomi adalah janji kosong, dan tanpa keterlibatan kaum muda, janji itu tidak akan pernah menjadi kenyataan," jelas dia.
Dari perspektif kelembagaan dan ideologis, Ia juga menyelaraskan nilai perjuangan pemuda dengan tugas pengawasan. Ia menyebutkan bahwa demokrasi yang ideal haruslah memihak rakyat kecil dan bersih dari intervensi oligarki demi melahirkan keadilan sosial. "Bagi GMNI, demokrasi yang ideal adalah demokrasi yang membebaskan, memihak rakyat kecil, bersih dari oligarki, dan melahirkan keadilan sosial," tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Jeneponto yang mengajak seluruh organisasi kepemudaan (OKP) untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Selain itu, hadir pula unsur Kepolisian, TNI, jajaran DPP GMNI, serta tokoh masyarakat lainnya.
Momentum pelantikan DPC GMNI Jeneponto ini diharapkan menjadi titik awal penguatan konsolidasi pemuda di Jeneponto. Dengan semangat yang dibawa oleh Andarias Duma, para kader muda diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mengawal demokrasi yang bersih, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan rakyat luas.