Bawaslu Wajo Gelar Forum Evaluasi Pemilu Bersama Komisi II DPR RI
|
Keterangan Gambar : Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Golkar Dr. H.M. Taufan Pawe saat sambutan di Kabupaten Wajo, Sabtu (23/8).
Wajo, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Wajo menggelar kegiatan Fasilitasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan dengan tema “Evaluasi Penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan†di Sallo Hotel Sengkang, Sabtu (23/8).
Acara ini terselenggara berkat kolaborasi Bawaslu dengan Komisi II DPR RI dan diikuti oleh 30 peserta dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari organisasi masyarakat, pemuda, mahasiswa, media, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga akademisi.
Hadir dalam forum tersebut Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Golkar Dr. H.M. Taufan Pawe, S.H., M.H., Tenaga Ahli DPR RI, Tenaga Ahli Bawaslu RI Dayanto, Anggota Bawaslu Provinsi Sulsel Abdul Malik dan Adnan Jamal, unsur Forkopimda Kabupaten Wajo, serta Kepala Badan Kesbangpol Wajo Drs. Soni Paisal, M.Si. yang hadir mewakili Bupati.
Ketua Bawaslu Kabupaten Wajo Andi Hasnadi menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menjaga kualitas demokrasi.
“Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri. Partisipasi masyarakat dan stakeholder sangat penting untuk bersama-sama menjaga demokrasi. Melalui forum ini, saya mengajak seluruh pihak ikut mengawal kedaulatan rakyat,†ujarnya.
Pesan serupa disampaikan oleh Bupati Wajo melalui Kepala Kesbangpol, Soni Paisal, yang menekankan komitmen menolak praktik politik uang.
“Mari kita sama-sama menolak politik uang dalam bentuk apa pun. Bawaslu tidak bisa melakukan pengawasan sendiri, jadi masyarakat harus ikut membantu di setiap tahapan,†tegasnya.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menekankan pentingnya agenda penguatan kelembagaan.
“Giat-giat seperti ini jangan dianggap biasa. Kita harus mencetak SDM pengawas yang berintegritas dan berkapasitas. Forum ini bagian dari upaya memperkuat kelembagaan pemilu. Menatap sistem kepemiluan ke depan ibarat kita sedang meniti anak tangga,†jelasnya.
Di sisi lain, Anggota Bawaslu Sulsel Abdul Malik menyoroti pentingnya evaluasi berkelanjutan pasca Pemilu 2024.
“Pemilu dan Pilkada 2024 sudah kita lalui, tapi tantangan dan hambatan masih ada. Walaupun sosialisasi terus dilakukan, tetap saja ada yang bocor. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam pengawasan menjadi sangat penting,†katanya.
Kegiatan ini bukan hanya ruang evaluasi penyelengg/uploadsga momentum untuk memperkuat kesadaran publik bahwa pengawasan pemilu adalah tanggung jawab bersama.
/uploadsMelalui forum ini, Bawaslu berharap seluruh elemen masyarakat semakin aktif berpartisipasi demi mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas di Kabupaten Wajo.
