Lompat ke isi utama

Berita

Orientasi PPPK 2025, Ketua Bawaslu Sulsel Tekankan Integritas dan Netralitas

Zoom Orientasi

Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli saat memberikan pengarahan pada peserta orientasi PPPK Bawaslu se-Sulawesi Selatan, Jumat (10/7). 

Makassar, Badan Pengawas Pemilihan Umum– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Sekretariat Bawaslu se-Sulawesi Selatan. Kegiatan yang berlangsung maraton sejak 6 Juli hingga 15 Juli 2026 ini bertujuan untuk membekali para aparatur baru dengan nilai-nilai dasar ASN serta pemahaman mendalam mengenai pola kerja pengawasan pemilu.

Dalam pengarahannya, Ketua Bawaslu Sulsel, Mardiana Rusli, menekankan pentingnya komitmen penuh dari seluruh personel PPPK dalam menjaga muruah kelembagaan. Sebagai bagian dari keluarga besar pengawas pemilu, PPPK dituntut untuk cepat beradaptasi dengan ritme kerja organisasi yang dinamis dan penuh tantangan.

"Kehadiran saudara-saudara sekalian harus menjadi energi baru bagi Bawaslu Sulsel. Jaga integritas, profesionalitas, dan yang paling utama adalah netralitas. Integritas bukan sekadar slogan, melainkan prinsip yang harus tecermin dalam setiap tindakan dan keputusan kita di lapangan," tegas Mardiana Rusli di hadapan para peserta.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Sulsel, Awaluddin Mustafa, memberikan bimbingan teknis mengenai aspek administratif dan kedisiplinan ASN. Ia mengingatkan bahwa PPPK memiliki hak dan kewajiban yang setara dengan PNS dalam hal pemenuhan target kinerja dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

"Kunci keberhasilan lembaga ini ada pada soliditas antara unsur pimpinan dan dukungan kesekretariatan (fasilitasi). Sebagai aparatur sipil negara, kedisiplinan dan pemahaman terhadap tata kelola administrasi kelembagaan adalah hal yang mutlak. Saya berharap orientasi ini menjadi pondasi kuat bagi saudara-saudara untuk memberikan pelayanan administrasi dan fasilitasi pengawasan yang akuntabel," ujar Awaluddin.

Kegiatan orientasi yang berlangsung selama sepuluh hari ini diisi dengan berbagai materi penguatan kapasitas, mulai dari pengenalan tugas pokok dan fungsi organisasi, kode etik penyelenggara pemilu, hingga manajemen kinerja ASN. Melalui pembekalan intensif ini, Bawaslu Sulsel berharap seluruh peserta PPPK yang tersebar di wilayah Sulawesi Selatan siap langsung diterjunkan untuk mendukung pengawalan demokrasi di wilayah kerja masing-masing.

 

Orientasi pppk

Editor : M. Chaidir Pratama 

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle