Siapkan SDM Pengawasan Pemilu, Bawaslu Sulsel Jajaki Kolaborasi dengan LAN RI
|
Makassar, Badan Pengawas Pemilihan Umum — Kualitas pengawasan Pemilu tidak hanya ditentukan oleh sistem dan regulasi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan mulai menjajaki kolaborasi dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI untuk memperkuat manajemen talenta dan pengembangan kapasitas SDM pengawasan Pemilu.
Hal tersebut dibahas Ketua Bawaslu Sulsel, Mardiana Rusli bersama Kepala Pusat Pembelajaran dan Strategi Manajemen Pemerintahan LAN RI, Muhammad Aswad saat kunjungan ke Kantor LAN RI Makassar, Senin (21/9/2026).
Pertemuan ini menjadi ruang untuk membahas peluang kerja sama pengembangan kompetensi sekaligus pengelolaan talenta SDM yang sesuai dengan kebutuhan organisasi pengawas Pemilu.
Mardiana mengatakan, tantangan pengawasan Pemilu terus berkembang sehingga membutuhkan SDM yang tidak hanya memahami tugas dan kewenangan, tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan perubahan lingkungan strategis.
“Kita tidak bisa membangun pengawasan yang kuat hanya dengan menambah orang. Yang lebih penting adalah memastikan orang yang kita miliki memiliki kompetensi yang tepat, terus berkembang, dan ditempatkan sesuai dengan kebutuhan organisasi,” kata Mardiana.
Menurutnya, manajemen talenta dapat menjadi salah satu pendekatan untuk memastikan potensi dan kompetensi SDM Bawaslu dapat dipetakan sejak awal. Dengan demikian, pengembangan kapasitas tidak dilakukan secara seragam, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing.
“Manajemen talenta harus mampu membaca siapa yang punya potensi, kompetensi apa yang perlu diperkuat, dan di mana kapasitas itu paling dibutuhkan. Ini penting agar pengembangan SDM tidak berhenti pada pelatihan, tetapi benar-benar berdampak pada kualitas kerja pengawasan,” ujarnya.
Mardiana menambahkan, kebutuhan tersebut semakin penting karena karakter pengawasan Pemilu menghadapi persoalan yang semakin kompleks. Pengawas dituntut mampu memahami regulasi, membaca risiko, beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi, membangun komunikasi publik, hingga mengambil keputusan secara profesional dalam situasi yang dinamis.
Karena itu, Bawaslu Sulsel melihat LAN RI sebagai salah satu mitra strategis untuk mengembangkan pendekatan manajemen talenta yang dapat diterapkan sesuai karakteristik lembaga pengawas pemilu.
“Kami ingin membangun SDM yang bukan hanya siap menjalankan tugas hari ini, tetapi juga siap menjawab kebutuhan pengawasan di masa yang akan datang. Talenta-talenta terbaik di Bawaslu harus dipersiapkan secara terencana,” jelasnya.
Melalui penjajakan tersebut, Bawaslu Sulsel dan Puslatbang KMP LAN Makassar merumuskan peluanh kolaborasi yang mendukung pengembangan kompetensi, pemetaan talenta, serta penguatan kapasitas SDM Bawaslu secara berkelanjutan.
Penulis: Satria Sakti
Foto: Fadriansyah
Editor: Satria Sakti