Lompat ke isi utama

Berita

Amrayadi Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Pilkada di Bonto Tiro

Amrayadi Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Pilkada di Bonto Tiro

[et_pb_section admin_label="section"]
[et_pb_row admin_label="row"]
[et_pb_column type="4_4"][et_pb_text admin_label="Text"]

Bulukumba, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Sejumlah pihak apresiasi pelaksanaan tahapan pemilihan di Kecamatan Bonto Tiro. Apresiasi tersebut disampaikan Anggota Bawaslu Provinsi Sulsel, Camat Bonto Tiro dan Kabid Pemdes Pemberdayaan Masyarakat dan Desa saat menjadi Narasumber pada Sosialisasi Desa Sadar Pengawasan dan Anti Politik Uang. Rabu (31/3/2021).

Dihadiri oleh sejumlah Kepala Desa dan Lurah di wilayah Kecamatan Bonto Tiro, organisasi kepemudaan dan mantan pengawas pemilu di tingkat kecamatan dan kelurahan desa, kegiatan ini sekaligus merefleksikan pelaksanaan pemilihan kepada daerah yang baru saja dilaksanakan di Kabupaten Bulukumba.

Seperti yang disampaikan Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Amrayadi, yang memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas suksesnya pelaksanaan pilkada khususnya di Kecamatan Bonto Tiro.

"Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan tahapan pilkada di Kecamatan Bonto Tiro. Laporan yang kami terima, di Kecamatan Bonto Tiro tidak ada laporan dugaan pelanggaran pemilihan yang diterima oleh jajaran pengawas", ungkap Amrayadi.

Hal ini tentunya sejalan dengan tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya demokrasi yang sehat dan anti politik uang.

"Ini membuktikan tingkat kesadaran masyarakat di Kecamatan Bonto Tiro sudah sangat baik, khususnya pemahaman terkait anti politik uang. Hal ini perlu dipertahankan, walaupun tahapan pemilihan telah berakhir." Pungkas Amrayadi.

Sama halnya yang disampaikan Camat Bonto Tiro, H.A. Rahmat Syafri yang mengatakan disetiap pemilihan apakah agenda pemilihan kepala desa, pemilu serta pilkada yang baru saja di laksanakan, masyarakat bonto tiro telah memberikan contoh yang baik dalam berdemokrasi.

"Seperti laporan Bawaslu, di Bonto Tiro tidak ada laporan dugaan pelanggaran yang ditangani pengawas pemilu, tidak ada pelanggaran netralitas ASN, tidak ada laporan dan temuan terkait politik uang, serta koordinasi yang baik antara penyelenggara dan pemerintah, kesemuanya itu adalah hal yang harus di apresiasi sebagai contoh yang dapat di tiru oleh daerah lain", paparnya.

Senada yang disampaikan Kabid Pemdes DPMD A.Mappatunru Asnur yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya pilkada yang aman khususnya di Bonto Tiro, bahkan pihaknya mendorong kepala desa agar dalam pembuatan RKP Desa 2022 agar memberikan alokasi khusus pendidikan politik pada dana desa dalam rangka mendorong pemberdayaan dan terwujudnya proses demokrasi yang baik di desa.

"Selain itu, dalam mendukung upaya pencegahan terhadap praktik politik uang, pihaknya berencana mengusulkan revisi perda pemilihan kepala desa, dimana nantinya akan ada panitia pengawas pilkades yang independen, serta adanya sanksi diskualifikasi jika ada calon kepala desa yang melakukan praktik politik uang", tegasnya.

Penulis : Muh. Ashar (Humas Bawaslu Bulukumba)

[/et_pb_text][/et_pb_column]
[/et_pb_row]
[/et_pb_section]

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle